Cari Blog Ini
Kamizoraview blog contains reviews of food, drinks, games, beauty products and others to reviews of comics and novels of various stories. If you have product recommendations, please share your ideas with me or dm on my Instagram @mauliarhm ^^
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Warung Sate Kambing Pak WO di Yogyakarta, Dagingnya Empuk Banget
![]() |
| Beli Tongseng di warung sate kambing pak Wo, kuahnya menggoda iman |
Warung sate kambing pak WO yang cukup populer, menjadi salah satu pilihan menu makanan daging empuk favorit saya.
Penikmat olahan
daging kambing pasti sangat familiar dengan menu makanan menggoda iman seperti sate, tongseng, gulai dan tengkleng. Cita rasanya dengan dipadukan tekstur kenyalnya, mampu menggoyangkan lidah
kalian dan membuat badan kalian menjadi hangat. Tidak semua orang bisa mengolah
daging kambing agar tidak alot dan tidak bau prengus. Bahkan penjual olahan daging
kambing pun terkadang ada yang tidak bisa mengolah daging kambing dengan sempurna.
Tapi, hal ini tidak berlaku untuk para penjual Sate atau Tongseng kambing yang pernah
saya datangi di daerah Sleman. Salah satunya adalah Warung Sate Kambing Pak WO.
Warung Sate ini berlokasi di Jalan Gito Gati, Penen, Donoharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Slemwn, DIY, dan sudah memiliki banyak review bagus dari para pelanggannya, bahkan di google mendapat rating 4.7.
Mereka tidak hanya menjual Sate Kambung, tapi ada tongseng, tengkleng, sate klatak dan lain sebagainya. Setiap harinya buka pukul jam 08.00 WIB hingga habis. Jadi, kalau kalian ingin ke sini jangan terlalu sore yaa. Karena saya pernah ke sini ketika setelah adzan maghrib saja sudah habis.
Selain datang ke warungnya, kalian juga bisa melakukan pemesanan melalui telepon 0877-3979-1637, dan juga bisa melakukan pemesanan melalui Go Food.
Soal rasa tidak perlu diragukan, karena warung sate Pak WO adalah salah satu warung Sate Kambing favorit saya, terutama Tongsengnya.
Dagingnya tidak alot, tidak prengus, dan dipenuhi dengan daging, alias tidak hanya dipenuhi
dengan gajih (lemak). Untuk tongseng nya, rasanya gurih tapi agak ke manis, pedas
hangat, kuahnya tidak bikin enek. Sedangakan kalau satenya, rasanya pedas dan manis
bebakaran, dagingnya juga empuk dan matang merata. Tapi karena namanya saja sate,
tentu dibakar menggunakan arang dan menyebabkan arangnya sebagian menempel di satenya.
Tapi secara keseluruhan tetap sangat lezat untuk disantap.
Pelayanannya cepat,
karyawannya pun ramah. Lokasinya mudah ditemukan, parkirannya juga luas, dan tempat
duduknya sangat lenggang. Kalau kalian ingin mengajak keluarga, atau teman, sangat
cocok untuk makan di sini.
Untuk harganya sedikit berbeda dengan harga yang tercantum di Go Food. Rentangnya antara 3000- hingga 6000 an. Tapi kalau kalian tidak sempat berkunjung, bisa melakukan pemesanan melalui Go Food.
Harga dan Menunya
yang bisa kalian pilih yaitu :
Sate Bakar seharga
Rp.24.000
Sate Goreng seharga
Rp.24.000
Sate Klatak seharga
Rp.24.000
Tongseng seharga
Rp.24.000
Tengkleng seharga
Rp.24.000
Gulai seharga
Rp.15.000
Nasi putih seharga
Rp.3000
Untuk Menu dan Harga minumnya
:
Es Teh seharga
Rp.3000
Jeruk seharga
Rp.3000
Teh Panas seharga
Rp.3000
Kopi Hitam seharga
Rp.3000
Harga yang cukup terjangkau untuk satu prosinya, jika dibanding dengan warung sate kambing lainnya. Dengan porsi yang mengenyangkan, Sate Kambing Pak WO sangat saya rekomendasikan untuk kalian cicipi.
Tapi tetap jaga pola makan yaa, makan secukupnya karena daging merah cenderung bersifat panas. Bagus untuk menaikkan tensi darah, namun juga berbahaya karena kolestrol yang tinggi.
Kalau tips dari saya, pecinta makanan berlemak seperti gajih, saya biasanya ketika membeli olahan daging kambing, saya minumnya air putih hangat yang banyak. Kalau untuk saya terbukti cukup ampuh, menghilangkan rasa berat dan tegang di tengkuk kepala.
Sehat selalu untuk kita semua yaa 😍.
Postingan Populer
The Elegant Sea of Savagery |Manhwa
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Review Siomay Telkom Jogjakarta |Siomay Idola
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar